Pesawat Donald Trump kembali setelah gangguan listrik dalam penerbangan menuju Swiss

Air Force One. Foto ilustrasi: Wikimedia
Air Force One. Foto ilustrasi: Wikimedia

Pesawat kepresidenan Amerika Serikat yang membawa Presiden Donald Trump kembali ke Joint Base Andrews tak lama setelah lepas landas pada Selasa, setelah awak pesawat mengidentifikasi adanya gangguan listrik.

Penerbangan tersebut menuju Swiss, tempat Trump dijadwalkan menghadiri Forum Ekonomi Dunia.

Menurut pernyataan Gedung Putih, masalah tersebut dinilai ringan, namun keputusan untuk kembali diambil sebagai langkah pencegahan. “Setelah lepas landas, awak Air Force One mendeteksi masalah listrik kecil. Demi kehati-hatian, pesawat akan kembali ke Joint Base Andrews. Presiden dan timnya akan menaiki pesawat lain dan melanjutkan perjalanan ke Swiss,” demikian bunyi pernyataan resmi.

Meski jenis gangguan tidak dirinci, para jurnalis yang berada di dalam pesawat melaporkan bahwa lampu di kabin pers sempat padam sesaat setelah lepas landas. Tidak ada laporan cedera maupun risiko langsung terhadap keselamatan penerbangan.

Air Force One. Foto ilustrasi: Wikimedia
X @RapidResponse47

Apa yang diketahui tentang Air Force One

Saat ini, dua pesawat menjalankan fungsi Air Force One, keduanya telah beroperasi selama hampir empat dekade. Diproduksi oleh Boeing, pesawat-pesawat tersebut menjalani perawatan rutin, namun program penggantian terus mengalami berbagai penundaan.

Berbeda dengan sebagian besar pesawat komersial modern, Air Force One menggunakan empat mesin dan dilengkapi kemampuan pengisian bahan bakar di udara, sehingga dapat tetap mengudara selama diperlukan. Pesawat ini juga dirancang untuk beroperasi dalam skenario ekstrem, termasuk situasi konflik nuklir, guna memastikan presiden tetap dapat menjalankan komando atas Angkatan Bersenjata AS dari udara.

Air Force One. Foto ilustrasi: Wikimedia
Air Force One. Foto: Wikimedia

Tahun lalu, Qatar menghadiahkan Trump sebuah jet mewah Boeing 747-8 untuk dimasukkan ke dalam armada kepresidenan. Donasi tersebut memicu pengawasan politik dan institusional yang luas. Saat ini, pesawat tersebut tengah menjalani proses renovasi untuk memenuhi persyaratan keamanan dan komunikasi yang ketat bagi transportasi Kepala Negara Amerika Serikat.

Sumber dan gambar: X @RapidResponse47 | Wikimedia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top